Select Page

Aktivitas kapal peti kemas di Indonesia sudah berjalan sejak tahun 1970-an. Kapal peti kemas pertama dengan desain modern milik Indonesia adalah KM Gloria Express yang memiliki ukuran panjang 120 meter dan lebar 17,8 meter milik perusahaan Pelayaran Samudera,  PT Gesuri Lloyd. Kapal khusus kontainer ini merupakan buatan perusahaan galangan kapal Shipbuilding & Engineering yang desainnya berasal dari Jerman.

Desain kapal tersebut masih menggunakan desain kapal kargo yang asal Eropa dan Amerika. KM Gloria Express melakukan pelayaran perdananya pada 12 Mei 1980 dengan rute pelayaran Tanjung Priok-Hongkong-Busan-Tokyo-Kobe-Osaka-Keelung dan kembali ke Indonesia. Untuk itu, berikut adalah jenis kapal kontainer dari generasi pertama hingga generasi terbaru.

Kapal Generasi Pertama

Ideal X

Kapal bermuatan kontainer di generasi pertama umumnya berjenis onboard crane (geared). Hal tersebut karena kebanyakan pelabuhan pada saat itu tidak menyediakan crane untuk menangani kontainer. Kecepatan kapal kontainer generasi pertama ini relatif lambat, dengan kecepatan sekitar 18-20 knot. Kontainer ditempatkan hanya pada deck utama yang telah terkonversi. 

Kapal Generasi Kedua

Panamax Vessel Rates Surge to 5-year High - mfame.guru

Penggunaan kontainer pada bidang ekspedisi pun merebak di tahun 1970-an. Saat itulah produksi kapal kontainer mulai memaksimalkan fungsinya sebagai pengangkut kontainer. Seluruh ruang kapal berguna untuk menampung kontainer, termasuk bawah deck. Di generasi kedua ini, crane mulai tidak difungsikan pada kapal. Kecepatan pada kapal kontainer generasi kedua ini pun meningkat menjadi 20-25 Knot. 

Kapal Generasi Ketiga

Kamsarmax vs Panamax: The Workhorse bulk carrier of the Seas - Finocean LTD

Memasuki tahun 1980-an kemajuan perdagangan dunia pun turut mengambil andil dalam perkembangan kapal kontainer. Mengikuti kaidah economy of scale, yaitu semakin besar jumlah kontainer yang dapat muat ke atas kapal maka semakin rendah biaya TEUs. Pada tahun 1985, Kapal ini sudah mencapai batas ukuran terusan panama atau panamax yaitu kapal dengan kapasitas 4.000 TEUs. Kapal pengangkut gerbong serbaguna generasi ketiga ini bertahan hingga sepuluh tahun. 

Kapal Generasi Keempat

Kapal generasi keempat adalah kelas Post Panamax I dan II. Kapal kontainer kelas APL C10 4500 TEUs muncul pada tahun 1988 dan menjadi kelas kontainer pertama yang melampaui batas 32 m2 lebar Terusan Panama. Dengan semakin berkembangnya perdagangan dunia, batas ukuran Terusan Panama tak lagi menjadi patokan. Pada tahun 1996 Kapal Post Panamax dengan kapasitas 6.600 TEUs mulai muncul.

Kapal Generasi Kelima

Panamax and New Panamax | Maritime-Connector.com

New Panamax atau Neo-Panamax adalah kapal kontainer generasi kelima. Kapal ini telah dirancang khusus agar sesuai dengan dimensi baru perluasan Terusan Panama yang selesai pada tahun 2016. Kapal kontainer generasi kelima ini memiliki kapasitas sekitar 12.500 TEU. Berbeda dengan Panamax, Neo-Panamax cenderung pada kapal kelas tertentu yang khususnya berlayar ke Amerika, Karibia, baik dari eropa maupun Asia. 

Kapal Generasi Keenam

World's Biggest Container Shipping Line Operating Close to Normal After Cyberattack | Voice of America - English

Kapal kontainer generasi keenam ditempati oleh Post Panamax III dan Triple E. Pada 2006 Maersk Line memperkenalkan kapal yang memiliki kapasitas 11.000 hingga 14.500 TEUs, yaitu Emma Maersk (E-Class). Kapal ini bernama lain “Post New Panamax” karena memiliki dimensi yang lebih besar dari Terusan Panama yang sudah luas pada tahun 2013. Mampu membawa sekitar 18.000 TEUs. Kapal-kapal Post New Panamax berlayar pada rute Asia hingga Eropa yang tak melewati Panama.